Final Fantasy 7 Cloud Strife
Powered By Blogger

Jumat, 12 Agustus 2011

Materi statistik

Data Ordinalnominal,Interval dan Ratio
Jenis data ada empat yaitu Nominal, Ordinal, Interval, Rasio,keempat jenis data ini memiliki ciri sebagai berikut:
Nominal yaitu angka hanya sebagai lambang atau simbol.
Misal: laki-laki dan perempuan, 1 untuk simbol laki-laki dan 2 untuk simbol perempuan, angka 1 dan 2 bukan merupakan tingkatan tetapi hanya sebagai lambang atau symbol saja, artinya 2 bukan berarti lebih tinggi daripada 1.
Ordinal  yaitu angka menunjukan suatu tingkatan atau rangking,Sehingga dengan data ordinal ini angka sudah menunjukkan mana yg lebih besar dan mana yang lebih kecil. tapi tidak memiliki jarak yang sama.
Misal : juara dalam perlombaan lari. Ada juara 1 juara 2 dan juara  3. Angka 1, 2, 3 tersebut sudah memiliki makna tingkatan, bahwa juara 1 lebih cepat daripada juara 2 dan juara 3. Juara 2 lebih cepat daripada juara 3. Misalnya Juara 1 waktu tempuhnya 5 menit, Juara 2 waktu tempuhnya 7 menit dan juara 3 waktu tempuhnya 12 menit. maksudnya tidak memiliki jarak yang sama adalah antara juara 1 dan 2 selisih waktunya 2 menit, antara juara 2 dan juara 3 selisih waktunya 5 menit. Dengan demikian kita masih belum bisa menggunakan operasi matematis.Atau misalkan tingkat pendidikan, dari Taman Kanak-kanak,Sekolah Dasar,SLTP,SLTA dan pergurunan tinggi. Taman kanak-kanak lebih rendah dari sekolah dasar,sekolah dasar lebih rendah dari SLTP, SLTP lebih rendah dari SLTA,SLTA lebih rendah dari perguruan tinggi.

Interval yaitu angka menunjukan tingkatan yang masing-masing tingkatan memiliki jarak yang sama.
Misal: nomor sepatu. Sepatu dengan nomor 36, 37, 38, 39,40. Angka nomor sepatu tersebut sudah bermakna tingkatan bahwa nomor 40 lebih tinggi daripada nomor 39 dan seterusnya. Pada data interval masing-masing tingkatan tersebut memiliki jarak yang sama. Sepatu nomor 36 memiliki panjang 27cm, nomor 37 memiliki panjang 28cm, nomor 38 memiliki panjang 29cm, nomor 39 memiliki panjang 30cm, nomor 40 memiliki panjang 31cm. dengan contoh tersebut berarti setiap tingkatan memiliki interval 1cm, interval inilah yang dimaksud dengan jarak yang sama di masing-masing tingkatan. Dengan adanya interval yang kita ketahui tersebut, kita bisa memaknai bahwa nomor sepatu 40 adalah nomor 36 ditambah 4cm, tapi kita belum bisa memaknai bahwa nomor 36 adalah nomor 36 dikali 4. Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa data interval sudah bisa dikenai operasi matematis penjumlahan dan pengurangan, namun belum bisa dikenai operasi matematis perkalian dan pembagian, Hal ini karena data interval tidak memiliki angka nol mutlak. contoh lain misalkan temperature,suhu,tahun masehi dan lain-lain.
Rasio yaitu angka menunjukan tingkatan yang tertinggi karena telah memiliki angka nol mutlak.
Misal ukuran panjang atau tinggi, dan ukuran berat. Berat 0 kg berarti memang tidak ada massa yang ditimbang. Berat 5 kg lebih besar daripada berat 4 kg, berat 4 kg lebih besar daripada berat 3kg , berat 3kg lebih besar dari 2kg, berat 2kg lebih besar dari 1kg. Sehingga berdasarkan contoh tersebut kita bisa memaknai bahwa 5kg adalah 4kg + 1kg atau 5kg adalah 5×1kg. Dengan demikian data rasio sudah bisa dikenai semua operasi matematis: pembagian,pengurangan,pertambahan dan perkalian.
Aktivitas penelitian tidak akan terlepas dari keberadaan data yang merupakan bahan baku informasi untuk memberikan gambaran spesifik mengenai obyek penelitian. Data adalah fakta empirik yang dikumpulkan oleh peneliti untuk kepentingan memecahkan masalah atau menjawab perta- nyaan penelitian. Data penelitian dapat berasal dari berbagai sumber yang dikumpulkan dengan menggunakan berbagai teknik selama kegiatan pene- litian berlangsung.


lebih lengkap klil ==>>>1 http://www.ziddu.com/download/16027639/Dataordinaalnominalpuscontohnha.doc.html
2 http://www.ziddu.com/download/16027640/dataMarsunsia201034.doc.html

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls